Dari Neil Sampai Komik
Haloooo! Wasaaap! HOAAAK CUH!!! (loh kok malah buang reak?)
Langsung aja yah, beberapa hal yang ada di pikiran gue sekarang ini:
1. DEMAM NEIL GAIMAN
Dari dulu sampai sekarang, gue gak pernah suka yang namanya cerita fantasy. Ambil contoh Harry Potter, mau sekeras apa pun mencoba, gue masih gak bisa “suka” dengan Harry Potter. Bagi gue, Harry Potter kalo tumbuhin jenggot, pake lap meja item di kepala dan berteriak mendesah “dengarkan sugesti sayaaaah” bakalan gak ada bedanya dengan Romi Rafael. Sama juga Lord of The Rings, gue ngeliat ada orang jalan-jalan bawa-bawa cincin sebagai ide cerita yang kurang asoy. Lagian, The Lord of The Rings? Raja Cincin? Judul buku apaan tuh.. kayak nama toko mas kawin di Glodok.
Kenapa ya?
Ngeliat banyak temen gue yang suka sama fantasy,
gue juga sebenernya pengen suka sama buku-buku itu.
Nah, baru akhir-akhir ini gue nyoba baca bukunya Neil Gaiman, karena temen baik gue ngomongiiiin dia melulu selama hampir, well, empat tahun. Akhirnya gue menyerah pada rasa penasaran. Bukunya Neil Gaiman yang Smokes and Mirrors gue baca and oh man, walaupun baru setengah.. tapi keren mampus. Ceritanya fantasy gitu sih, tapi kok keren ya? Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh. Prosanya bagus banget. Plotnya bikin kaget. Banyak yang bisa dikutip dari buku ini.
Misal, gue, dan temen gue, suka banget kutipan yang ini:
“I fell for her like suicide from a bridge.” - Neil Gaiman, Smokes and Mirrors
Mantap.
Ini baru namanya penulis.
Beda banget kan sama gue?
Kalo gue dikutip orang paling-paling kayak gini:
“Pito gelagapan. Karena panik, pipisnya jadi abstrak.” - Raditya Dika, Babi Ngesot
So yeah, penulis favorit gue tambah satu sekarang: Neil Gaiman.
Tapi tidak ada yang bisa mengalahkan cinta gue sama Haruki Murakami.
You should check him out too.
Ehm,
topik lain: lagu gratis lagi.
2. BAGI-BAGI LAGU
Pembaca-pembaca lama mungkin masih inget gue pernah ngasih lagu ciptaan gue gratis di postingan yang ini (Atas Sikapmu) dan yang ini (Dirimu). Bagi yang belom download lagu-lagu lama, sorry to say gue gak bakal taro lagi karena mengganggu bandwidth. Mungkin pembaca yang belom dapet bisa kontek-kontekan dengan pembaca lain melalui sistem komen.
Eniwei, ini lagu gue yang mau gue bagi hari ini (klik kanan, save as),
Seperti biasa, lagu yang dipajang akan gue apus setelah ada postingan berikutnya:
http://www.radityadika.com/jangankembalidemo.mp3
Judul: Jangan Kembali
Music & Lyrics: Raditya Dika
Recorded @ Komputer Kamar Gue
Music: Sentimental Reasons (Diva - vokal, Radith - gitar, Bagus - bass, Windy - keys, Ara - drums programming).
Lagu ini gue buat bersama-sama gitar gue, si Pandora, (baca: bab Kucing Jawa - Babi Ngesot), sehabis putus sama Si Kebo. Gue ngebuat ini di depan meja belajar gue di Adelaide, Australia, dengan gitar di tangan, sesekali nulis kunci dan lirik. Pas gue balik ke Jakarta, lagu ini gue aransemen bareng Sentimental Reasons, lalu direkam, di-mixing, dan di-master di kamar gue dengan sebuah komputer rakitan menggunakan software Cubase yang di-rewire ke Reasons, jadi maap aja kalo produksinya cemen namanya juga demo. Hehe. So yeah, there it goes.
Eniwei, masalah yang lain..
3. BOCORAN KOMIK
Beberapa minggu ini gue sering dapet email/komen seperti ini..
email dari Adhitya: Bang dika, sehat ??? masih pipis berdiri kan?! hehe
eh, bang dika, tentang komik KJ tu gmana nasibnya,,,
kapan mau terbit?? saya udah nungguin, ,, tulisannya aja kocak apalagi gambarnya,,,
Terimakasih juga buat temen-temen selain Adhitya yang juga udah nanyain komik Kambingjantan. Progress-nya sampai sekarang sih masih dalam pengerjaan. Dio sih lagi ngegambar, dan gue lagi bikin script untuk chapter terakhir. Satu hal yang bisa gue sampaikan tentang Komik Kambingjantan adalah ini: seluruh cerita di Komik Kambingjantan adalah baru, bukan adaptasi dari buku Kambingjantan: Catatan Harian Pelajar Bodoh. Ngapain beli komiknya kalau udah pernah tau ceritanya kan? Hehe. Cerita-cerita dalam komik Kambingjantan adalah cerita pas gue kuliah di Adelaide, Australia dulu, tapi tidak ada yang pernah diceritain di buku Kambingjantan.
Beberapa tokoh utama untuk komik Kambingjantan adalah:

Radith/Dika
Oke, pertama-tama.. di dalam kehidupan nyata mata gue gak semencong itu. Gambar di atas di ambil dari salah satu panel chapter 1 yang udah jadi. Sepanjang komik Dio menggambarkan gue dengan sangat-sangat lucu. Terkadang gue kayak orang licik yang terlalu bodoh untuk licik, terkadang gue kayak orang linglung, keren-keren deh. Ngeliat karikatur gue ngebuat gue jadi berpikir: 1) rambut gue pendek mulu ya, dan 2) apa jangan-jangan muka gue seamburadul itu ya?

Harianto
Harianto jadi side-kick gue di Komik Kambingjantan. Selain Harianto, ada juga Yousef, temen gue orang arab. Ada juga orang-orang yang belom gue sempet ceritain secara detail: Sharon, manager apartemen gue yang serem banget, dan lain-lain. So far so good.
Begitu ada progress lagi,
ntar gue kabarin lagi ya di sini.
Oh ya, casting untuk film Kambingjantan sebentar lagi dibuka. Kita ada open casting dan salah satu media untuk mendapatkan pelamar adalah melalui website ini. Tunggu kabar selanjutnya! Siapa tahu ada pembaca yang bisa ikutan main film. Mehehehhe.
Keep it real!
PS: Next talkshow > Sabtu, 31 Mei 2008, 13.00 - selesai, Gramedia Depok, Depok. Oh ya masih ada yang nanya apakah bab Pertanyaan Tabib udah diperbaiki di cetakan Babi Ngesot yang sekarang, jawabannya sudah. Babi Ngesot yang beredar sekarang udah cetakan tiga, perbaikan bab Tabib ada di cetakan dua. Happy buying guys.
Post in: Blog | 26 Comments »

